Rubrik Bahasa

Kumpulan artikel rubrik bahasa Indonesia dari berbagai media massa

Arsip untuk kategori ‘Eko Endarmoko

Leksikologi ala Indonesia

tinggalkan komentar »

Kompas, 26 Nov 2010. Eko Endarmoko: Penyusun Tesaurus Bahasa Indonesia.

Tesaurus Bahasa Indonesia (TBI), Eko EndarmokoPada 5-6 Oktober lalu Pusat Kajian Bahasa dan Budaya Atma Jaya menyelenggarakan acara pertemuan linguistik bertemakan ”Bahasa dan Kekuasaan”. Pada akhir acara di hari kedua dilangsungkan diskusi panel tentang tesaurus Indonesia.

Dalam acara kebahasaan tahunan berskala nasional itu tak terlihat seorang pun pegawai Pusat Bahasa. Padahal dalam acara itu, Rahayu Surtiati Hidayat dari UI menyimpulkan, secara yuridis cukup bukti memerkarakan kasus plagiarisme Tesaurus secara akademik. Kata Rahayu: cukup bukti mengajukan kasus ini kepada Dewan Etika yang mengawasi perilaku peneliti Indonesia, termasuk peneliti Pusat Bahasa.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Rubrik Bahasa

26 November 2010 pada 00.49

Ditulis dalam Eko Endarmoko, KOMPAS

Dikaitkatakan dengan

Tata Kata

dengan satu komentar

Majalah Tempo, 31 Mei 2010. Eko Endarmoko: Penyusun Tesaurus Bahasa Indonesia.

Tesaurus Bahasa Indonesia (TBI), Eko EndarmokoDi pengujung 2006 terbitlah Tesaurus Bahasa Indonesia yang menghidangkan sebanyak mungkin kata bersinonim dalam bahasa Indonesia. Kamus ini mengandaikan pemakainya tidak sedang mencari penjelasan arti sebuah kata. Ia ingin membantu pemakainya mendapatkan pertama, ungkapan yang tepat untuk suatu konsep. Atau kedua, kata dengan nuansa makna yang paling cocok dalam konteks tertentu. Saya membayangkan pengguna TBI adalah mereka yang sudah selesai dengan urusan makna, tetapi terdorong oleh keperluan mencari tahu kata apa sajakah yang bersinonim atau memiliki pertalian makna.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Rubrik Bahasa

31 Mei 2010 pada 10.22

Ditulis dalam Eko Endarmoko, Majalah Tempo

Dikaitkatakan dengan ,

Paradoks

dengan 2 komentar

Majalah Tempo 24 Agu 2009. Eko Endarmoko. Penyusun Tesaurus Bahasa Indonesia, bergiat di Komunitas Salihara.

Kata frustrasi sering ditulis (atau dilafalkan) menjadi frustasi, sebagaimana kata mengubah ditulis dan dilafalkan menjadi merubah atau merobah. Tentu saja kita tahu, yang betul adalah frustrasi, bukan frustasi; dan mengubah, bukan merubah/merobah. Kata frustrasi adalah serapan dari bahasa Inggris frustration. Sejak semula bahasa Inggris tidak menuliskannya frustation, tetapi frustration. Kita juga dapat gampang memastikan, yang benar adalah mengubah, bukan merubah/merobah sebab bentuk itu bermula dari kata ubah, bukan rubah/robah, yang memperoleh imbuhan me-.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Rubrik Bahasa

24 Agustus 2009 pada 02.39

Ditulis dalam Eko Endarmoko, Majalah Tempo

Dikaitkatakan dengan

Genit

tinggalkan komentar »

Majalah Tempo 4 Mei 2009. Eko Endarmoko. Penyusun Tesaurus Bahasa Indonesia, bergiat di Komunitas Salihara.

MEMILIH kata di dalam berbahasa pada prakteknya sering tidak mudah. Akan selalu terasakan sebuah kata kurang persis mewakili sesuatu maksud. Namun juga, akan selalu ada godaan bergenit-genit, memamerkan berbagai model gaya. Ini paling gampang kita lihat di dalam penggunaan kata. Ada penulis yang gampang tergoda lebih mengutamakan efek—entah kemerduan bunyi, entah kesan intelektual, atau entah cuma ingin beda sendiri—daripada keperluan menyampaikan pengertian yang terang, dan ini biasanya diusahakan antara lain lewat pemakaian kata-kata yang pelik—mungkin bentuk arkais, mungkin dicomot dari bahasa asing, atau mungkin pula yang terkesan dibuat-buat, seperti: ”dicermatmaknai”, ”berjumpa-kenal”.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis oleh Rubrik Bahasa

4 Mei 2009 pada 10.11

Ditulis dalam Eko Endarmoko, Majalah Tempo

Dikaitkatakan dengan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 942 pengikut lainnya.