Bahasa Indonesia dalam Naskah Dinas Sering Salah

KOMPAS, 11 Mar 2010.

Penggunaan tata bahasa Indonesia di kalangan pejabat, terutama dalam tata naskah dinas masih sering ditemukan kesalahan.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Ovi Soviaty Rivay di Serang, Rabu mengatakan, pihaknya sering menemukan kesalahan tata bahasa Indonesia pada naskah dinas seperti dalam pembuatan surat. Hal tersebut disebabkan bukan pejabat tak mengerti dan taat bahasa tersebut, namun karena kebiasaan yang tak diperbaiki.

“Contoh kecil dalam pembuatan surat sering ditemukan kesalahan. Ini karena kebiasaan meniru orang yang salah dan tidak diperbaiki,” kata Ovi Soviaty disela-sela penyuluhan bahasa Indonesia bagi pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkot Serang.

Ia mengatakan, kesalahan itu disebabkan kebiasaan yang dilakukan dari pendahulunya yang tidak ada koreksi dan tanpa disadari. Sebagai contoh kesalahan dalam penulisan surat dinas yang masih sering ditemukan misalnya kata-kata “perhatiannya”, “kerjasamanya”. Padahal, kata seperti itu ditujukan untuk orang ketiga, sementara surat itu ditujukan untuk orang kedua atau orang yang dimaksud dalam surat dinas itu.

“Jika tidak diperbaiki dari sekarang, ke depan akan salah terus. Padahal bahasa Indonesia merupakan identitas bangsa,” kata Ovi.

Menurut Ovi, selain kesalahan dalam tata naskah dinas untuk kalangan pejabat dan pembuat konsep surat dinas, juga masih ditemukan kesalahan-kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di kalangan masyarakat disebabkan banyaknya bahasa lisan yang masuk ke bahasa tulisan.

“Pihak yang paling berpengaruh untuk meluruskan atau menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah pejabat, guru dan wartawan. Karena mereka punya massa,” katanya.

Oleh sebab itu, Kantor Bahasa Provinsi Banten secara bertahap akan memberikan penyuluhan penggunaan Bahasa Indonesia kepada para guru, jurnalis dan para pejabat di lingkungan Pemprov Banten dan pejabat kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Tujuannya untuk membangun sikap positif berbahasa Indonesia yang merupakan jati diri dan identitas bangsa.

Penyuluhan bahasa Indonesia di kalangan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kota Serang, diikuti sekitar 32 pejabat yang akan berlangsung selama dua hari yakni Rabu (10/3) dan Kamis (11/3), di Aula Pemkot Serang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s