Akhir Pekan

Pikiran Rakyat, 18 Apr 2010. Djoko Subinarto, penulis lepas, tinggal di Cimahi.

AgendaDi suatu Minggu pagi yang cerah, saya menyaksikan seorang pembawa acara di televisi memungkas sebuah acara yang dipandunya dengan kalimat, “Sampai jumpa dan selamat menikmati akhir pekan Anda!”

Dalam benak orang kebanyakan, akhir pekan — weekend, kata orang Barat — dimaknai sebagai hari Sabtu serta Minggu. Selain itu, akhir pekan identik dengan hari libur. Bagi mereka yang memiliki hari kerja normal, akhir pekan adalah waktunya untuk rileks, waktunya untuk berleha-leha, waktunya untuk bersantai setelah Senin hingga Jumat membanting tulang demi uang dan karier.

Akhir pekan mungkin diisi dengan istirahat seharian di rumah bersama keluarga atau mungkin pula diisi dengan acara jalan-jalan ke luar rumah, berbelanja atau melancong ke tempat-tempat rekreasi — khusus bagi mereka yang berdompet tebal.

Jika hari Sabtu dan Minggu kita yakini sebagai akhir pekan, lantas di mana letak awal pekannya? Hari Seninkah? Banyak orang memang beranggapan bahwa Senin adalah permulaan pekan. Betulkah?

Dalam bahasa Inggris, hari Senin disebut Monday, sedangkan Minggu disebut Sunday. The Advanced Learner`s Dictionary Of Current English memberi definisi Monday sebagai  ”the second day of the week” sedangkan Sunday didefinisikan sebagai ”the first day of the week.”

Di kalangan masyarakat kita, hari Minggu sering pula disebut Ahad. Ditilik dari asal-usulnya, kata ahad berasal dari bahasa Arab. Kata ini bermakna satu atau pertama. Dengan demikian, sebutan Ahad untuk hari Minggu pada dasarnya merujuk kepada hari kesatu atau pertama dari satu pekan.

Sementara itu, kata Sabtu juga berasal-usul dari bahasa Arab, yaitu sab’a yang berarti tujuh. Dengan demikian, Sabtu bermakna sebagai hari ketujuh. Dalam tradisi masyarakat Yahudi, misalnya, dikenal pula istilah Sabat, yaitu sebutan untuk hari Sabtu sebagai hari ketujuh yang merupakan hari untuk beristirahat.

Sebagai hari ketujuh, memang sangat tepat jika kemudian Sabtu disebut sebagai akhir pekan dan justru tidak tepat sesungguhnya menganggap hari Minggu masih sebagai akhir pekan (kecuali kalau satu pekan itu terdiri dari delapan hari dan hari Minggu merupakan hari kedelapan).

Akan tetapi, hanya karena kebanyakan orang biasanya menikmati liburan di hari Minggu dan baru masuk kerja di hari Senin, orang kebanyakan cenderung menganggap hari Senin sebagai awal pekan dan hari Minggu masih sebagai akhir pekan.

Padahal, hari yang paling pantas dijuluki sebagai awal pekan itu adalah hari Minggu alias hari Ahad. Dengan demikian, salah satu ucapan yang paling tepat untuk kita sampaikan kepada teman atau sahabat kita saat berjumpa atau berpisah di hari Minggu adalah “Selamat menikmati awal pekan!”

Kendatipun demikian, sangat boleh jadi ucapan tersebut akan terdengar aneh di telinga kebanyakan orang yang selama ini berkeyakinan bahwa hari Minggu itu merupakan akhir pekan, yang identik dengan hari libur, hari untuk rileks, sementara hari Senin identik dengan awal segala aktivitas yang menyibukkan.

Iklan

One thought on “Akhir Pekan

  1. Alinea terakhir tulisan di atas sudah menjelaskan mengapa hari Minggu di sebut akhir pekan.
    Kita simak kembali penggunaan kata “pekan” di sini, yang selalu kita artikan sebagai padanan kata “week”.
    “Pekan” juga bisa berarti “pasar”, bukan?
    Sejak kapan, “pekan” digunakan sebagai padanan “week”?
    Kalau pertanyaan di atas bisa dijawab dengan tepat, barulah kita telaah kembali mengapa hari Ahad disebut sebagai akhir pekan.
    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s