Umum dan Publik

KOMPAS, 13 Mei 2011. Rainy MP Hutabarat, Cerpenis

Dalam banyak kasus, kata umum dan publik dapat dipadankan. Pengangkut umum, toilet umumrumah sakit umum, opini umum, pembaca umum, dan seterusnya. Jika kata umum di sini diganti dengan publik, tak ada masalah. Namun, di sisi lain, publik diartikan berbeda dengan umum. Televisi publik, administrasi publik, kebijakan publik, dan pelayan publik tak dapat dipertukarkan dengan televisi umum, administrasi umum, kebijakan umum, dan pelayan umumPublik dalam hal ini bukan umum.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi IV mengartikan umum dengan: seluruhnya atau semuanya; secara menyeluruh tidak menyangkut yang khusus (atau tertentu) saja; untuk orang banyak; (untuk orang) siapa saja; orang banyak; khalayak ramai. Dengan demikian, toilet umum, pengangkut umum, rumah sakit umum berarti untuk semua orang tanpa memandang berbagai latar belakang sosial maupun usia.

Halnya berbeda dengan pemilihan umum dan SMU. Untuk ikut pemilihan umum atau masuk SMU, ada persyaratan usia dan lain-lain. Karena itu, tidak berlaku umum. Umum dalam singkatan SMU menunjuk kepada jurusan ”umum” yang membedakannya dengan Sekolah Menengah Kejuruan. Dalam akronim Pemilu, umum juga berarti ‘nasional’. Karenanya akronim pemilukada (pemilihan umum kepala daerah) yang sepadan dengan pilkada (pemilihan kepala daerah) terdengar aneh. Akronim pilkada lebih tepat ketimbang pemilukada karena umum berarti ‘nasional’ atau ‘seluruh wilayah negara tak terkecuali’.

KBBI mengartikan kata publik sebagai ‘umum’ semata, yakni orang banyak (umum); semua orang yang datang (menonton, mengunjungi, dan sebagainya). Hanya ada lima lema derivasi publik, yakni publikasi, publisir, publisis, publisistik, dan publisitas. Semuanya berkaitan dengan peng-umum-an dan jurnalisme.

Dalam Kamus Inggris-Indonesia John M Echols dan Hassan Shadily, kata publik tak hanya berarti ‘umum’, tetapi juga ‘pemerintah/negara’. Public administration artinya administrasi pemerintah/negara atau ilmu usaha negara; public building berarti gedung pemerintah/negara; public charge berarti tanggungan negara; public servant artinya pegawai negeri; public school berarti sekolah negeri. Dalam kamus ini, publik adalah sebuah konsep yang luas, meliputi aspek masyarakat, warga, pemerintah, dan negara.

Dalam ilmu-ilmu sosial dan politik, kata publik mengandung arti lebih kaya mencakup aspek politis, ekonomi, di samping masyarakat. Sebuah kajian mencatat, sejarah konsep publik bertalian dengan pertumbuhan polis-polis di Yunani, sebagai lawan dari privat. Kata publicus (Latin) dalam masyarakat Romawi Kuno berarti (a) milik rakyat sebagai satuan politis atau milik negara dan; (b) sesuai dengan rakyat sebagai seluruh penduduk atau ”umum”. Arti lain publicus adalah kekuasaan para pejabat negara (servus publicus sama dengan pelayan publik).

Feminisme bergulat dengan konsep publik sebagai lawan dari privat. Ruang privat dianggap ranah kaum perempuan, terkait semua urusan rumah tangga. Apa yang terjadi di ruang privat dipandang lebih rendah dan tak layak diumumkan ke ruang publik. Sedangkan ruang publik dianggap lebih luas, mulai dari politik, ekonomi, hingga kehidupan sosial. Feminisme pada dasarnya bergulat untuk keadilan dan kesetaraan hak di ruang publik ini. Sayang, KBBI tidak memuat kekayaan makna kata publik yang bukan semata umum.

 

Iklan

One thought on “Umum dan Publik

  1. Sebelumnya tidak terbayang oleh saya ada begitu banyak sisi yang bisa dikaji dari dua kata bersinonim ini. Memang, penelitian mampu menghasilkan wawasan dan pengetahuan yang komprehensif. Terima kasih atas uraiannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s