Partisipasi

KOMPAS, 28 Okt 2011. Rainy MP Hutabarat, Cerpenis

Partisipasi adalah satu kata kunci dalam pembangunan, politik, dan media. Berasal dari gabungan dua kata Latin: pars ’bagian’ dan capere ’mengambil’. Kita mengambil bagian dalam jamuan makan, politik, pembangunan, komunikasi, atau olahraga.

Dari arti asal ini tampak bahwa kata partisipasi juga berfungsi sebagai ukuran dan interaksi antardua kelompok berbeda. Seberapa banyak Anda mengambil bagian? Anda boleh mengambil bagian dalam proyek penghijauan di kelurahan, tapi peran Anda sebatas penanam pohon. Jenis pohon apa yang ditanam diputuskan tanpa melibatkan suara Anda dan warga lainnya. Sebaliknya, Anda dan warga terlibat dalam penghijauan lingkungan mulai dari pengambilan keputusan hingga ke proses penanaman dan pemeliharaannya. Tanam Paksa pada masa penjajahan Belanda juga melibatkan partisipasi rakyat. Namun, pengertian partisipasi di sini lebih merupakan partisisapi dalam arti partisi sapi. Tanam Paksa menjadi ruang partisi antara penjajah dengan rakyat terjajah yang diperlakukan sebagai sapi perah. Dalam kasus ini partisipasi malah menjadi eksploitasi.

Perbedaan-perbedaan penafsiran tersebut membuat partisipasi sebagai kata benda dianggap tak cukup untuk menggambarkan ukuran dari tindakan mengambil bagian. Istilah-istilah ”partisipasi aktif”, ”partisipasi penuh”, ”partisipasi seutuhnya”, dan ”partisipasi sejati” dipakai untuk menghindari pengertian ”partisisapi” ini. Tesaurus Bahasa Indonesia Eko Endarmoko memadankan partisipasi terutama sebagai kesertaan, keikutsertaan, keterlibatan, peran serta, dan kontribusi. KBBI Pusat Bahasa Edisi IV juga sama: perihal turut berperan serta dalam suatu kegiatan; keikutsertaan; peran serta. Keduanya mengabaikan padanan partisipasi sebagai mengambil bagian.

Namun, coba simak pemakaian padanan-padanan kata tersebut dalam berbagai wacana. Ternyata ia dipakai sebatas kata benda atau kata kerja saja. Dengan mudah ditemukan frasa-frasa seperti ”peran serta dalam pembangunan”, ”terlibat dalam pengambilan keputusan”, atau ”ikut serta dalam perdamaian”. Namun, bagaimana untuk kata sifat? Sejauh pengamatan saya, padanan-padanan kata itu tak pernah dipakai untuk kata sifat. Tak tersua ”pembangunan yang berperan serta”, ”politik yang ikut serta”, atau ”komunikasi yang terlibat”. Kata terlibat dalam wacana sastra tahun 1970-an tidak berarti ’sastra partisipatoris’, melainkan sastra yang peka terhadap konteks masyarakatnya. Kata terlibat juga bisa berkonotasi buruk, misalnya ”terlibat korupsi”, sedangkan partisipasi bermakna baik.

Pembangunan, politik, atau komunikasi yang melibatkan masyarakat kerap disebut ”pembangunan yang partisipatif”, ”politik yang partisipatif”, atau ”komunikasi partisipatif”. Kata partisipatif sudah jamak digunakan sebagai kata sifat partisipasi. Dalam bahasa Inggris, participatory adalah kata sifat untuk participation dan diindonesiakan menjadi partisipatoris.

Karena itu, yang benar bukan partisipatif, melainkan partisipatoris, misalnya ”komunikasi partisipatoris” atau ”metode partisipatoris”. Dalam KBBI juga hanya tersua lema partisipatoris.

Selain karena alasan praktis, padanan-padanan kata itu kurang mencerminkan tindakan mengambil bagian. Keikutsertaan, kesertaan dan peran serta cenderung menempatkan subyek sebagai ”peserta” atau ”penyerta”, yakni yang disertakan dan bukan yang mengambil bagian atau partisipan.

 

Iklan

One thought on “Partisipasi

  1. Secara sederhana, mungkin kata “partisipasi” ini dapat dimaknai “peran aktif” seseorang/lembaga dalam suatu kegiatan. Atau, memberikan kontribusi sesuai kemampuan terhadap aktivitas yang diselenggarakan seseorang/lembaga. Definisi praktis ini terlepas dari konotasi positif atau negatif, dapat mewakili keduanya, bebas konteks.

    Terkait padanan “partisipatoris”, alih-alih bentuk populernya: partisipatif, saya tidak menemukan lema tersebut dalam KBBI edisi III. Prasangka baik saya, penulis menukilnya dari KBBI edisi IV; mudah-mudahan saya bisa memastikannya sesegera mungkin, agar rasa penasaran ini tidak berkelamaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s