Isu

Kasijanto Sastrodinomo*, KOMPAS, 13 Jul 2013

Judul liputan tentang reformasi kesehatan di harian ini, ”Isu Kesehatan Hanya Menjadi Isu Politik” (Kompas, 21 Mei), menarik dicermati lebih lanjut. Dua nomina yang sama, isu, berjajar dalam satu napas judul itu. Tak diragukan, isu diserap dari kata Inggris issue yang memiliki cukup banyak arti. Yang relevan untuk keperluan bahasan kolom ini adalah arti ’point in question, important topic for discussion’ (The Concise Oxford Dictionary, 1987). Intinya, isu adalah pokok persoalan yang penting—mungkin pula mendesak—untuk dibahas, semisal isu terorisme yang berbahaya.

Demikian pula isu kesehatan berarti tentang hal-hal penting terkait masalah kesehatan yang perlu dibicarakan bersama. Dalam liputan tersebut, isu yang dimaksud adalah rendahnya mutu layanan masyarakat seperti tecermin dari rendahnya angka harapan hidup, masih tingginya angka kematian ibu saat melahirkan dan angka kematian bayi, kasus gizi buruk, hingga tingginya jumlah kematian akibat penyakit degeneratif. Jelaslah bahwa hal-hal itu merupakan masalah serius yang penting dibahas bersama untuk dicarikan pemecahannya. Tugas itu, seturut liputan, berada di pundak para pemimpin politik.

Namun, komitmen para pemimpin politik untuk menunaikan tugas mulia itu sekadar basa-basi. Di sinilah ketemu ungkapan isu politik yang dimaksudkan untuk menggambarkan hal-hal yang bersimpangan dengan isu kesehatan. Jika isu kesehatan mengacu kepada masalah konkret, isu politik pada kutipan liputan tersebut justru untuk merujuk kepada kurangnya kepastian bila bukan ketidakpastian. Isyarat itu terlihat dalam penggalan kalimat ”para pemimpin politik gemar mengampanyekan program berobat gratis selama kampanye”. Ketika kampanye itu terwujud, ternyata tidak ditopang pendanaan yang memadai dan sistem yang kacau.

Pada tingkat yang lebih berat, isu politik bahkan biasa digunakan untuk mengatakan ”omong kosong” belaka. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, isu yang satu ini dicatat sebagai bahasa percakapan yang berarti ’kabar yang tidak jelas asal-usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus’. Di sini KBBI mewadahi pencabangan lema isu sebagai bahasa percakapan yang dimaknai miring oleh khalayak. Sementara itu, dalam bahasa Inggris, issue tak pernah merujuk kepada kekaburan, malah sebaliknya sangat jelas, seperti arti way out, result, outcome. Tentang hal-hal yang tak jelas juntrungannya dipilih rumor atawa gunjingan dalam Indonesia.

Bila diluruskan, isu politik mestinya juga berarti suatu persoalan serius yang bernilai strategis sehingga patut didiskusikan bersama, bahkan oleh segenap komponen bangsa. Namun, inilah soalnya: isu politik telah menjadi ungkapan reduktif terhadap kesungguhan suatu tujuan politik. Ini tentu disebabkan oleh preseden buruk yang menyelewengkan tujuan-tujuan politik itu sendiri. Misalnya janji muluk-muluk yang ternyata kosong melompong, atau berbohong, dalam kampanye. Apakah isu politik bisa ditegakkan dalam makna maslahatnya tentu sangat tergantung kepada kejujuran berpolitik para pelaku politik, atau lebih luas, pemimpin bangsa.

Dalam penerbitan media, isu berarti ’nomor’ atau ’edisi’. Isu ekonomi dalam terbitan majalah, misalnya, berarti mengangkat masalah ekonomi sebagai topik utama. Jangan lupa, sebagai istilah hukum di Barat, issue berarti ’anak-anak’, ’keturunan’. Kamus Inggris-Indonesia Echols-Shadily memberi kalimat contoh yang mengharukan: ”To die without issue,” atau meninggal dunia tanpa keturunan. Arti issue ini tidak masuk dalam serapan isu bahasa Indonesia. Tak pernah terdengar, misalnya, pertanyaan basa-basi, ”Isunya berapa, Pak?”

*) Pengajar pada Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s