Makna dan Maksud

Bambang Kaswanti Purwo*, Kompas, 14 Jan 2017

Apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, mean pada dua kalimat berikut berbeda padanannya. Kata mean berpadanan dengan arti atau makna pada ”What does the word stylus mean?”–”Apa arti/makna kata stylus?” Kata yang sama itu berpadanan dengan maksud pada ”What do you mean?”–”Apa yang kamu maksudkan?” Tanyaannya: apa perbedaan antara makna dan maksud, yang sama-sama berpadanan dengan satu kata dalam bahasa Inggris, mean?

Tentang maksud, ada tiga butir penjelasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Pertama, ’yang dikehendaki’, ’tujuan’: telah tercapai –nya. Kedua, ’niat’, ’kehendak’: kami datang dengan –baik. Ketiga, ’arti’; ’makna’ (dari suatu perbuatan, perkataan, peristiwa, dsb): — kalimat itu sudah jelas.

Yang ketiga bersinonim dengan arti, makna; sedangkan yang pertama dan kedua tidak. Apa perbedaan yang pertama dan kedua dengan yang ketiga?     Yang pertama dapat bernada netral seperti pada contoh di KBBI itu, dan dapat pula bernada positif (… larangan ini mengandung maksud tersembunyi, yakni melindungi kesehatan …) atau negatif (Kami menolak usul yang mengandung maksud tersembunyi itu.) Demikian pula yang kedua, dapat bernada positif, seperti pada contoh KBBI di atas dan pada contoh ini: berbuat dengan maksud bersih dan ikhlas atau negatif (hanya ingin menguji, tidak ada maksud mencelakakan).

Yang ketiga berbeda, tidak terkait dengan ihwal positif atau negatif. Maka, yang ketiga ini perlu dipilah atas dua karena ada perbedaan sebagaimana tersingkap dari dua kalimat pada paragraf pertama di atas. Satu kata dalam bahasa Inggris (mean), tetapi dua kata dalam bahasa Indonesia (makna dan maksud). Apa perbedaannya?

Perbedaannya dapat dijelaskan dengan peristilahan di dalam linguistik, yang memilah telaah makna atas dua: semantik dan pragmatik. Makna mean pada kalimat pertama itu—makna semantik—adalah makna kata (juga rangkaian kata) yang terekam pada kamus. Makna yang terdaftar pada kamus adalah makna yang belum dipakai dalam konteks komunikasi.

Ada kata yang memiliki lebih dari satu makna (polisemi), sampai ada tiga, seperti kata maksud pada penjelasan KBBI tadi. Namun, dalam pemakaian berbahasa, tiap makna ini munculnya satu-satu dan bedanya terlihat saat berada pada rangkaian kata. Dua makna kata susah, misalnya, terbedakan maknanya pada rangkaian kata (a) gambar wajah orang susah dan (b) lowongan pekerjaan susah sekarang. Kata pukul terbedakan maknanya antara (a) pukul berapa dan (b) saya pukul.

Kamus mendaftar kemungkinan atau potensi makna sebelum dipakai dalam berbahasa. Makna semantik adalah makna yang tidak terkait dengan konteks komunikasi. Perbedaan makna polisemi memang baru mengemuka dalam rangkaian kata (frasa atau kalimat), seperti pada contoh (a) dan (b) itu, tetapi pemakaian kata pada (a) dan (b) ini tetap belum dalam ranah konteks komunikasi, masih dalam penyusunan kalimat.

Makna yang terkait dengan konteks komunikasi adalah makna pragmatik, yaitu makna yang belum tentu dapat jelas ditangkap kalau mengandalkan makna semantik semata. Makna semantik Sudah jam lima jelas; makna tiap kata ini terdapat pada kamus. Terjemahannya: It’s five o’clock; yang dialihbahasakan adalah makna semantik. Namun, makna pragmatiknya–yaitu, makna saat kalimat itu dituturkan—belum tentu dapat ditangkap berdasarkan makna dari kamus. Makna pragmatik baru jelas di dalam konteks komunikasi: siapa yang menuturkan, dituturkan kepada siapa, di mana, kapan, dan pada situasi seperti apa.

Agar tidak terkait dengan positif-negatif, makna pragmatik ini, alih-alih bersinonim dengan ”maksud”, seyogianya disinonimkanlah dengan ”makna penutur”.

* Guru Besar Linguistik, Unika Atma Jaya, Jakarta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s