Maksud dan Niat

Bambang Kaswanti Purwo*, KOMPAS, 25 Mar 2017

Samakah makna kedua kata ini: maksud dan niat? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyamakan keduanya. Salah satu makna kata maksud adalah ’niat, kehendak’ dan makna kata niat ’maksud, kehendak’. Kesinoniman kedua kata itu tampak saat digunakan berkalimat. Masing-masing dapat saling menggantikan. Di KBBI pun contohnya persis sama: maksud/niat baik.

Di dalam kamus Indonesia-Inggris (Stevens dan Schmidgall-Tellings, 2009), kedua kata itu juga diperlakukan bermakna sama: ’intention’. Keduanya juga sama-sama dipadankan dengan rencana ’plan’. Demikian pula halnya pada Tesamoko, Tesaurus Bahasa Indonesia susunan Eko Endarmoko, sama-sama tercantum rencana pada masing-masing kata itu.

Bagaimana dengan penutur bahasa Indonesia manakala menggunakan kedua kata itu dalam berkalimat? Keduanya memang dapat saling menggantikan pada kalimat yang sama, misalnya, saya bersukacita karena niat/maksud saya terkabul; saya tidak ada niat/maksud untuk melakukan itu. Namun, ada juga pemakaian kata niat yang tidak tergantikan dengan maksud. Contohnya: pernyataan yang diutarakan pada malam tahun baru, misalnya, niat saya mulai tahun baru ini tidak akan merokok lagi. Sebaliknya, ada penggunaan kata maksud yang tidak tergantikan dengan niat, misalnya, jelaskan maksud yang terkandung di dalam ayat tersebut; Sri Mulyani menjelaskan maksud pernyataan Joko Widodo mengenai acuan mata uang perekonomian dalam […].

Jadi, maksud dan niat tidak merupakan kata yang persis sama makna dan tidak senantiasa dapat saling menggantikan manakala digunakan dalam berkalimat. Ada konteks tertentu yang memungkinkan kedua kata itu saling menggantikan, tetapi ada juga konteks lain yang merupakan kekhasan masing-masing.

Pertanyaannya: apabila kedua kata itu dapat saling menggantikan, nuansa makna yang mana yang memungkinkannya begitu? Demikian pula, apabila kedua kata itu dapat berbeda makna, dalam hal apa perbedaannya? Jawabannya dapat ditelusuri dengan mencermati penutur bahasa Indonesia saat menggunakan kedua kata itu: makna ’intention’ yang bagaimanakah dan pada konteks yang manakah?

Makna yang memungkinkan kedua kata itu dapat saling menggantikan adalah ’intention’ yang bernuansa ’rencana’, seperti pada contoh di atas dan contoh ini: tahun depan saya bermaksud/berniat akan merenovasi rumah.

Bagaimana perbedaan kedua kata itu? Kamus dan tesaurus di atas menyebutkan kekhasan masing-masing kata itu. Pada larik terakhir tertera: niat adalah ’intention’ yang bernuansa ’kaul, nazar’ atau ’janji pada diri sendiri’. Dengan mengatakan ”Niat saya tahun depan akan [….]”, si penutur menyampaikan resolusi, tekad untuk dilaksanakan. Dengan ”Apa maksudnya bertanya seperti itu?”, si penutur ingin tahu apa makna tuturan penanya.

Kata niat tidak dapat bersinonim dengan makna, sedangkan kata maksud dapat, sebagaimana tertera pada kamus dan tesaurus. Meskipun bersinonim, ada perbedaan antara makna dan maksud. Kata mean pada ”What does this word mean?” berpadanan dengan makna, sedangkan mean pada ”What do you mean?” diindonesiakan dengan maksud (Kompas, 14/1/2017).

Bagaimana merangkum persamaan dan perbedaan di antara maksud dan niatMaksud dan niat sama-sama bermakna ’intention’. Akan tetapi, ’intention’ pada maksud berurusan dengan konteks bertutur (bahasa), sedangkan ’intention’ pada niat terkait dengan tindakan atau tekad untuk berbuat. Bandingkan kedua dialog ini. Maksud terkait makna tuturan (bahasa): Maksudnya apa sih?—Tidak lucu! Niat terkait tindakan, tekad: Niatnya apa sih?—Menjaga kebersihan.

Bahwa niat bukan urusan bahasa, di dalam linguistik tidak ada teori yang membahas ihwal niat, tetapi uraian ihwal maksud (makna penutur) dikupas panjang lebar.

* Guru Besar Linguistik, Unika Atma Jaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s