Kutemui Ribuan Kontaminasi

Henry Bachtiar*, Media Indonesia, 21 Mei 2017

Kontaminasi adalah gejala bahasa yang dalam bahasa Indonesia diistilahkan dengan keran­cuan (kekacauan). Kerancuan itu muncul karena susunan unsur bahasa yang tidak tepat, seperti morfem dan kata. Menurut J.S. Badudu, kerancuan dalam bahasa Indonesia dibedakan menjadi tiga macam: kontaminasi bentuk kata, bentuk frasa, dan bentuk kalimat.

Baca lebih lanjut

Iklan

Lengser

Henry Bachtiar (Media Indonesia, 2 Apr 2017)

Dalam beberapa artikel penulis menemukan kata lengser sehubungan dengan posisi kepala negara yang tidak lagi menjabat. Namun, ada yang terasa mengganjal ketika diksi lengser terasa pas ketika dipakai pada satu kalimat, tetapi agak ganjil dalam kalimat yang lain. Dalam kaitan tersebut, penulis menyertakan dua contoh kalimat yang memuat kata lengser sebagai perbandingan.

Baca lebih lanjut

Antara OK dan BH

Henry Bachtiar* (Media Indonesia, 12 Feb 2017)

Kata oke cukup familier di telinga kita. Kata itu cukup sering dipakai dalam percakapan sehari-hari. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), oke masuk ke dua kelas kata. Pertama, oke sebagai partikel (p), yakni ‘kata untuk menyatakan setuju; ya’. Kedua, oke sebagai verba yang artinya ‘setuju’. Oke berasal dari ragam cakapan (cak) dalam bahasa Inggris, okay atau OK.

Baca lebih lanjut