Bahasa Indolish

Kompas 24 Nov 2009. Wieke Gur. Pecinta Bahasa Indonesia. Penulis Lirik dan Pencipta Lagu.

Dalam bahasa percakapan informal sehari-hari mencampur kosakata asing, bahasa daerah dan bahasa slang ke dalam percakapan kita adalah sesuatu hal yang spontan, lumrah dan tidak perlu dipermasalahkan. Orang menyebutnya bahasa gado-gado. Simak saja ucapan seorang mahasiswi swasta di bawah ini:

“Tahu nggak? Ternyata si Susi diem-diem udah ‘married’ lho sama Benny. Soalnya kan si Benny musti ambil ‘Master’ ke Amrik dan dia mau Susi juga ikut. Daripada musti  ‘long distance relationship’, takut Susi ‘cheating’ katanya. Mereka ‘take off’ besok malem soalnya ‘flight’ ke LA adanya hari itu dan jam segitu.  ‘Stop over’ sekali di Hong Kong kayaknya. Sampe sana pasti pada ‘jet lag’. Tapi mereka sih enaklah, udah disiapin ‘apartment’ sama bokapnya Benny. Mudah-mudahan Susi nggak ‘boring’ tuh nemenin Benny di sana, so alnya dia nggak bakal ngapa-ngapain, paling-paling ‘shopping’. Gue mau ke rumah Susi nanti malem mau ‘say bye-bye’. Mau ikut?.”

Baca lebih lanjut

Iklan

Bahasa Indonesia, Siapa Yang Seharusnya Belajar?

KOMPAS 29 Okt 2009. Wieke Gur. Pecinta Bahasa Indonesia. Penulis Lirik dan Pencipta Lagu.

Lïlïkïnsï de kara son hap de zini sa zaho ta gwibin zini in hap talusublula. Zëre mo domba zahona hen zëno ola man tame nul gwenan. Zëno mae mo bosem-sena kim gubirida gwenda, dekam zep wet noso gweblanan.

Bahasa apakah di atas? Yang pasti bukan bahasa Klingon dari film Star Trek. Tulisan di atas adalah bahasa Orya. Bahasa lokal yang digunakan oleh saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air di Papua. Penggunanya hanya sekitar 2000 orang namun hingga kini bahasa tersebut masih digunakan. Juga dilestarikan lewat Injil yang diterjemahkan ke bahasa Orya.

Baca lebih lanjut

Maaf, saya agak sulit bicara bahasa Indonesia …

KOMPAS 22 Oktober 2009. Wieke Gur. Pecinta Bahasa Indonesia. Penulis Lirik dan Pencipta Lagu.

Maaf, saya agak sulit bicara bahasa Indonesia …

“Aunt Nina, I want to cut my hair, tapi mom bisa very very angry cause she likes my hair panjang”.

Terselipnya kata-kata bahasa Inggris di dalam percakapan bahasa Indonesia di kalangan anak-anak kini bisa kita dengar dimana-mana.

Baca lebih lanjut