Predator

Ridha Kusuma Perdana*, Media Indonesia, 6 Des 2015

Ilustrasi: Luca Galuzzi

Beberapa waktu lalu, masyarakat dikejutkan dengan banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, terutama dalam hal kekerasan seksual. Mulai kasus Engeline di Bali yang dianiaya ibu tirinya, kasus penelantaran anak di Cibubur, hingga kasus terbaru di Kalideres, Jakarta Barat, yakni anak berumur 9 tahun yang tewas dan ditemukan dalam kardus serta telah mengalami kekerasan seksual. Semua kasus tersebut menjadi sorotan berbagai media di Tanah Air, baik media cetak maupun media elektronik.

Baca lebih lanjut

Keamanan Bahasa

Ibnu Burdah*, KOMPAS, 5 Des 2015

Ilustrasi: Iqraa Arabic Language Center

Dahulu pembicaraan tentang pertahanan keamanan pasti terkait dengan militer. Isu keamanan dalam perkembangannya kemudian meluas mencakup pangan, air, lingkungan, dan seterusnya. Abdussalam Masdiy, Guru Besar Linguistik Universitas Tunis, menambahkan satu lagi isu: keamanan bahasa nasional. Dalam buku Huwiyyah al-Arabiyyah wal Amni al-Lughawiy atau Identitas Arab dan Keamanan Bahasa, ia menegaskan, persoalan yang sedang dihadapi bahasa-bahasa nasional adalah persoalan politik, kesadaran para pengambil keputusan dan masyarakat pada umumnya tentang pentingnya menjaga bahasa nasional.

Baca lebih lanjut

Akal-Mulut dalam Ujaran Kebencian

Stanislaus Sandarupa*, KOMPAS, 20 Nov 2015

Ilustrasi: Didie SW/Kompas

Surat Edaran Kepala Polri bernomor SE/06/X/2015 tertanggal 8 Oktober 2015 tentang ”ujaran kebencian” menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Ada yang melihatnya sebagai aturan, peringatan, dan perlindungan—bahkan ancaman terhadap kebebasan berpendapat—dari sudut politik, komunikasi, dan hukum.

Baca lebih lanjut

Mala- yang Malasuai

Riko Alfonso*, Media Indonesia, 15 Nov 2015

Ilustrasi: Daily Star

Saat rapat bujet redaksi yang salah satu isinya mengevaluasi isi semua berita–termasuk kesalahan tulisan dan istilah–di dalam koran kami, seorang kawan redaktur mencolek saya dan bertanya mengapa terdapat ketidakkonsistenan dalam penulisan kata malnutrisi. Sepengetahuan dia, istilah yang dipakai untuk mendefinisikan “tidak normal, buruk” ialah bentuk terikat mala-. Oleh karena itu, dia bertanya, mana yang sebenarnya dipakai, malnutrisi atau malanutrisi. Berdasarkan pertanyaan sederhana itu, saya pun tergerak untuk mengangkat masalah ini menjadi sebuah topik tulisan.

Baca lebih lanjut

Gonta-ganti Istilah

Damiri Mahmud*, KOMPAS, 14 Nov 2015

Ilustrasi sekolah (Sumber: Tabung Wakaf Indonesia)

Dalam seluk-beluk bahasa dikenal apa yang disebut dengan istilah. Waktu saya mengaji dulu, dipelajari apa yang disebut dengan makna lughat dan makna isthilah. Makna lughat adalah arti yang tersurat, sedangkan makna isthilah adalah arti khusus atau tersirat. Dicontohkan arti lughat kata shiyam adalah ’menahan’, sedangkan arti isthilah-nya ’menahan diri dari yang membatalkan puasa mulai terbit fajar hingga terbenam matahari’.

Baca lebih lanjut

Berbahasa Satu, Bahasa Bingung …

Mohammad Hilmi Faiq & Sarie Febriane, KOMPAS, 25 Okt 2015

Ilustrasi: KOMPAS/Riza Fathoni

Ilustrasi: KOMPAS/Riza Fathoni

Bahasa merupakan hasil konsensus masyarakat dalam menyampaikan pesan secara verbal. Ketika konsensus tersebut dipersempit ke dalam kelompok tertentu, maka kesalahpahaman dan kebingungan pun terjadi. Inilah yang muncul seiring maraknya pemakaian bahasa ”alay”.

Baca lebih lanjut